TASYAKURAN KELULUSAN SD MAMBUL HISAN

Di tengah masa pandemic, SD Mambaul Hisan terus menunjukkan karya-karya anak bangsa. Menggali bakat dan mengadakan pertunjukan bakat para siswa tentunya derngan tetap mematuhi protocol Kesehatan  yang ketat.

Dalam acara tasyakur kelulusan, rangkaian acara yang sangat menghibur dan meningkatkan imun juga menjadi poin penting. Unjuk gelar para siswa menjadi daya tarik tersendiri.

Diawali dengan pertunjukkan tari kontemporer dari siswa kelas 1 disambung dengan lantunan suara merdu dari kelas 4 menyanyi solo. Tak cukup puas dengan itu, muncul lagi penampilan tari kreasi dari kelas 2. Dengan tetap mengusung keragaman nasional, perwakilan siswa kelas 3 pun menampilkan lagu dan berbagai macam permainan tradisional. Penampilan semakin menambah rasa nasionalisme kita saat para pemain mengenakan baju adat dari berbagai provinsi di Indonesia.

Al-Mahera, tim marching band SD Mambaul Hisan tak ingin ketinggalan. Al-Mahera beraksi dan berhasil memukau hadirin. Di tengah-tengah lagu Beungong Jeumpa, muncullah sekawanan pasukan berseragam coklat muda dan coklat tua. PASMAHISA, pasukan Elit Mambaul Hisan, menampilkan kreasi tari semaphore. Pasmahisa dan Almahera akhirnya berkolaborasi dengan mengusung tema kearifan lokal. Senang dan bangga beraduk menyatu saat melihat siswa SD Mambaul Hisan bisa menunjukkan kreasi mereka dengan baik. Mereka lah bintang-bintang yang bertaburan di bumi “tare Zameen Par”.

Tak kalah seru, tim bajari dan tim pancake Silat pun unjuk kebolehan. Tim Paduan suara yang sangat solid ditambah dengan iringan music piano menambah suasana tasyakur menjadi lebih hangat dan akrab.

Acara inti tasyakur tetap diisi dengan tradisi SD Mambaul Hisan, yakni lantunan ayat suci Al-Quran dan bacaan Tahlil. Disusul dengan sambutan wali santri, kepala Sekolah dan ketua Yayasan.

Di penghujung acara, wisuda  kelas 6 dilaksanakan dengan khidmat. Wisudawan memasuki ruangan prosesi dikawal oleh pasuka cucuk lampah yang sangat luwes menarikan Gerakan. Wisudawan memasuki tempat prosesi secara bergiliran. Pengukuhan para lulusan pun langsung oleh ibu Nyai Hj. Milhatul Maula selaku penanggung jawab Pondok Mambaul Hisan. Penghargaan-penghargaan diberikan kepada para siswa lulusan terpilih dengan berbagai kriteria. Tak tanggung-tanggung, penghargaan diberikan langsug oleh kepala sekolah.

Tak lupa wali santri pun memberikan bingkisan kepada sekolah. Tak seberapa, tapi begitu bermakna. Inilah masa-masa yang akan kita kenang. Masa-masa yang suatu hari nanti akan membuat kita tersenyum sendiri, bahkan menangis karena tak akan terulang lagi. Jayalah Mambaul Hisan. Hidup Mambaul Hisan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *